Tampilkan postingan dengan label TENTANG KERETA API. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TENTANG KERETA API. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

STASIUN GRESIK


Sudah pernah ke Gresik? Jika berkunjung ke Gresik biasanya mampir kemana saja? Pernah penasaran jika orang Gresik mau bepergian naik kereta api dimana orang-orang itu akan naik?

Secara umum orang Gresik yang akan naik kereta api, akan menuju ke Surabaya terlebih dahulu, biasanya akan menuju ke Stasiun Pasar Turi untuk yang akan bepergian Semarang, Cirebon, Jakarta dan ke kota-kota di jalur pantura dan Bandung. Sedangkan yang akan ke selatan Kediri, Malang, Blitar, dan ke kota-kota di jalur sebelah barat seperti Madiun, Solo, Jogja, atau yang akan ke timur seperti jember dan banyuwangi akan memilih naik dari Stasiun Surabaya Gubeng. Baru yang akan bepergian menggunakan KA KRD Bojonegoro yang bisa naik di Stasiun Gresik sendiri, eh bukan stasiun Gresik sih tetapi stasiun yang berada di Kabupaten Gresik. Lebih tepatnya Stasiun Cerme dan Stasiun Duduk Sampeyan.

Banyak orang tidak tahu bahwa Gresik punya Stasiun, Ya memang Gresik punya Stasiun, bukan hanya Stasiun cerme dan Stasiun duduk sampeyan saja, tetapi benar-benar Stasiun Gresik. Hanya saja saat ini Stasiun itu sudah dalam kondisi tidak aktif. Letaknya memang nyempal atau menyimpang dari jalur utama kereta api Surabaya - jakarta yang saat ini aktif.

Stasiun Gresik Pada Masa Lalu
(Sumber: http://grisseeisgresik.blogspot.co.id/2010/11/stasiun-kereta-api-gresik-kota-mau-jadi.html)
Foto diatas merupakan Stasiun Gresik pada masa lalu, nama yang tertulis di plakat stasiun masih tertera "GRISSE". Entah pada tahun berapa foto itu diambil, tampak daerah disekitar stasiun masih cukup natural, belum banyak bangunan dan belum ada kendaraan bermotor. Tampak beberapa dokar stanby menunggu penumpang.

Sampai saat ini bangunan stasiun dan rel masih ada, untuk rel banyak yang sudah tertimbun aspal sedangkan bangunan stasiun sudah beralih fungsi. Selain itu bangunan dan kanopi stasiun melekat dengan rumah warga. Selain bangunan utama yang semakin mengenaskan karena tertutup pemukiman penduduk, halaman utama stasiun juga digunakan parkiran mobil.
Stasiun Gresik masa kini.
(Dokumen Pribadi)
Stasiun Gresik ini berada di area pelabuhan gresik dan juga sangat dekat dengan Alun-Alun Gresik. Sebenarnya bisa menjadi tempat yang sangat strategis untuk angkutan barang dan penumpang. Lokasi tepatnya berada di KH.Kholil tepatnya di samping kelurahan Kebungson, karena letak kantor kelurahan ini berada di halaman stasiun gresik. Entah bagaimana perijinan dan IMB dari kantor kelurahan itu sehingga bisa berdiri di lahan milik Kereta Api.

Tampak gerbang depan masuk ke stasiun.
(Sumber: Google Street View)
Jika dilihat dari google street view, maka masih ada beberapa rumah dinas yang berdiri dengan kokoh di sekitar stasiun Gresik ini. hanya saja bangunan tersebut tampak kumuh dan tidak terawat.
Rumah dinas yang kumuh dan penuh coretan orang tak bertanggung jawab.
(Sumber: Google Street View)

Rumah dinas ini berdiri di samping jalan utama KH.Kholil
(Sumber: Google Street View)
Sungguh sangat disayangkan apabila jalur dan bangunan yang ada ini mangkrak dan tidak berguna, melihat lokasinya yang sangat strategis, besar harapannya apabila dikemudian hari jalur ini diaktifkan kembali untuk mendukung sarana angkutan barang dan penumpang dari dan menuju pelabuhan gresik.


Abdul Rozaq,
28 feb 2018
bisa ditemukan di abdoelrozaq89@gmail.com


NB: Apabila anda orang mojokerto dan sekitarnya, memiliki keinginan untuk bergabung pada komunitas pecinta kereta api bergabunglah dengan MR DUA-DUA (Mojokerto Railfans) bisa menghubungi saudara eko di nomer WA 0838-3179-3583.

Selasa, 27 Februari 2018

TEKNIK FRAMING DALAM FOTO KERETA API


Salah satu tips komposisi dasar pada fotografi adalah framing, yakni dengan menempatkan subyek utama foto atau Point of Intereset (POI) dalam posisi yang sedemikian rupa sehingga dikelilingi elemen lain dalam foto. Framing bisa dicapai salah satunya dengan menempatkan elemen foto yang jaraknya dekat dengan kamera sebagai latar depan (foreground) yang mengelilingi point of interest.

Selain itu penempatan kamera pada sebuah lubang kecil dengan tujuan untuk melihat sesuatu di balik lubang (istilah kerennya nginceng) juga bisa digunakan sebagai salah satu trik dalam teknik framing.

Jadi dapat dapat disimpulkan bahwa nginceng tidak selalu bermakna negatif. Wkwkwkwk



Abdul Rozaq Mojokerto, 26-02-2018

NB: Apabila anda orang mojokerto dan sekitarnya, memiliki keinginan untuk bergabung pada komunitas pecinta kereta api bergabunglah dengan MR DUA-DUA (Mojokerto Railfans) bisa menghubungi saudara eko di nomer WA 0838-3179-3583.

MENJADI RAILFANS BERTANGGUNG JAWAB



Manusia itu adalah makhluk sosial yang selalu membutuhkan interaksi dengan orang lain. Dalam berinteraksi dengan orang lain itu diperlukan rasa tanggung jawab agar tidak ada yang merasa saling dirugikan.

Railfans adalah bagian dari manusia, hanya saja dikhususkan pada manusia yang mempunyai ketertarikan pada dunia perkereta-apian. Mulai bidang fotografi, travelling, arsitektur, sejarah, komunikasi, dan bidang-bidang lainnya yang masih bisa dihubungkan dengan kereta api. Oleh karena itu menjadi railfans harus bisa bertanggung jawab minimal kepada dirinya sendiri.

Menjadi Railfans itu bisa dibilang berbahaya, karena obyek yang menjadi daya tariknya adalah kereta api. Dimana mempunyai tonase yang berat dan sekalinya jalan tidak bisa berhenti seketika. Aspek safety harus menjadi prioritas bagi seluruh kegiatan yang dilakukan railfans. Hal inilah yang mendasari bahwa tanggung jawab bagi railfans itu penting. 

Minimal railfans harus mempunyai sikap :
1.       Merasa memiliki terhadap asset KAI, bukan berarti ikut memiliki terus bisa dibawa pulang atau digelapkan tetapi turut serta menjaga dan tidak merusak fasilitas umum yang ada.
2.       Menjaga keamanan diri sendiri dan orang lain ketika berada di lintas atau saat melakukan kegiatan.
3.       Mentaati peraturan yang berlaku.
4.       Tidak memasuki wilayah terlarang dan terbatas.
5.       Menjadi contoh dan pelopor keselamatan baik bagi orang yang masih awam dalam bidang perkereta-apian di perlintasan maupun di area stasiun.

Dengan adanya tulisan ini, semoga seluruh railfans di Indonesia bisa menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab.

Abdul Rozaq
Mojokerto, 26-02-2018

NB: Apabila anda orang mojokerto dan sekitarnya, memiliki keinginan untuk bergabung pada komunitas pecinta kereta api bergabunglah dengan MR DUA-DUA (Mojokerto Railfans) bisa menghubungi saudara eko di nomer WA 0838-3179-3583.











Senin, 27 Januari 2014

Kunjungan Metro Line Company Makkah

       Pada hari Kamis, 12 Desember 2013 PT.INKA (Persero) mendapat kunjungan dari Chairman of Metro Line Mekkah, Mr. Abdulaziz Abdullah beserta rombongan didampingi  oleh jajaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan KJRI Jeddah.  Rombongan berangkat menggunakan pesawat terbang menuju bandara Adi Sucipto Yogyakarta dan dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan KA Sancaka ke Madiun.  Metro Line sendiri adalah perusahaan yang dibentuk oleh pemerintah Arab Saudi untuk menjalankan transportasi kereta di kota Mekkah.


       Dalam menyambut kunjungan ini, Direktur Utama  R. Agus H. Purnomo didampingi  Direktur Komersial dan Teknologi  Yunendar Aryo Handoko  menyampaikan ucapan selamat datang dan mempresentasikan profil serta pencapaian PT.INKA dari awal berdiri tahun 1981 sampai dengan saat ini.  Diharapkan dari pemaparan tersebut Mr. Abdulaziz Abdullah bisa mendapatkan gambaran mengenai  PT.INKA (Persero). Dalam kunjungan ini rombongan juga berkesempatan untuk melihat aktivitas produksi  (plant tour) dan menaiki KRDI (Kereta Rel Diesel Indonesia) di area test track PT.INKA (Persero)

Peresmian KRL Produksi INKA Madiun

       Pada tanggal 17 April 2013 Wakil Menteri Perhubungan Bapak Bambang Susantono  meresmikan 10 set kereta rel listrik (KRL) Commuter Line untuk melayani jalur Stasiun Maja-Tanah Abang mulai beroperasi hari ini. 10 trainset KRL ini diproduksi PT. INKA berkerja sama dengan BOMBARDIER Transportation Consortium dengan pendanaan dari KFW (Kreditanstalt Für Wiederaufbau – German Development Bank). Peresmian dilaksanakan di stasiun Cisauk Kabupaten Tangerang, dan dihadiri , Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Bapak Tunjung Inderawan, Duta Besar Jerman Georg Witschel,  Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Wakil Gubernur Banten H Rano Karno .
 

      KRL ini menggunakan diproduksi dengan tekhnologi untuk memaksimalkan efisiensi operasional dan memastikan kenyamanan penumpang. Setiap satu rangkaian kereta terdiri dari empat unit dengan formasi TC (Trailer Car) 1+MC (Motor Car) 1+MC2+TC2. Trailer Car berkapasitas duduk 54 orang dan 107 orang kapasitas berdiri. Sedangkan Motor Car berkapasitas duduk 64 orang dan 110 kapasitas berdiri.

Peresmian Kereta Ekonomi AC Krakatau

        Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi KA yang aman dan nyaman Kementerian Perhubungan kembali akan meresmikan pengoperasian kereta Ekonomi AC. Kereta Api Ekonomi AC produksi PT. INKA yang disebut dengan nama Kereta Api Krakatau ini nantinya akan melayani rute Madiun – Purwokerto – Pasar Senen  hingga  Merak.  Peresmian pengoperasian Kereta Krakatau ini dilakukan serentak di Stasiun Madiun dan Stasiun Merak.  Peresmian di Stasiun Madiun oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Bapak Tundjung Inderawan sedangkan peresmian di Stasiun Merak oleh Menteri Perhubungan Bapak E E Mangindaan.

 Peluncuran KA Krakatau
(sumber foto: liputan6.com)

       Dalam sambutannya Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan mengatakan “Pengadaan Kereta Api Krakatau adalah salah satu  bukti Pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat khususnya transportasi melalui jasa kereta api. Kereta Api merupakan moda transportasi massal yang memiliki keunggulan dan efisien”.   Sementara itu Menteri Perhubungan mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menyediakan angkutan massal yang memadai untuk masyarakat luas

 Interior KA Krakatau dengan ekonomi AC
(sumber foto: tribunnews.com)

PT INKA sendiri sejak tahun 2010 telah meluncurkan kereta Ekonomi AC. Hal ini sejalan dengan program dari Kementerian Perhubungan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kereta api. Kereta Ekonomi AC yang baru memiliki konfigurasi tempat duduk 2 – 2 yang lebih longgar sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang. Selain itu kereta ini juga dilengkapi dengan sistem toilet yang lebih ramah lingkungan serta dirancang untuk lebih memudahkan penyandang cacat. Untuk memudahkan penumpang, kereta api ini juga dilengkapi dengan papan informasi yang menunjukkan posisi kereta.